Selasa, 06 Desember 2022

SELAMAT MENGUNJUNGI WEBSITE BADAN AKREDITASI NASIONAL PENDIDIKAN ANAK USIA DINI DAN PENDIDIKAN NONFORMAL. PELAKSANAAN AKREDITASI SATUAN PAUD DAN PNF GRATIS/TIDAK BERBAYAR
close x

Bersinergi untuk Menyongsong Akreditasi 2022

Oleh: Alfiannor Luthfi Hasain S.Psi, M.Si

Bersinergi untuk Menyongsong Akreditasi 2022_1639975743.png

Pandemi Covid-19 sudah mulai melandai di tanah air. Di tengah pandemi yang terus melandai itulah, BAN PAUD dan PNF menyelenggarakan Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Tahap II secara hibrid: tatap muka (luring) dan daring (virtual). Untuk peserta yang hadir secara luring mengikuti kegiatan dengan memperhatikan protokol kesehatan sebagai bagian dari kewaspadaan dan kehati-hatian. Itu dilakukan karena pandemi belum benar-benar hilang dari negeri tercinta.

Rakornas Tahap II bertujuan untuk melakukan evaluasi terhadap program kegiatan pada 2021. Proyeksi tahapan kegiatan akreditasi yang lebih berkualitas pada 2022 juga menjadi target Rakornas. Disamping itu, kegiatan ini juga menjadi sarana silaturahim bagi keluarga besar BAN PAUD dan PNF yang ada di 34 Provinsi. Hal itu dapat dipahami karena Rakornas Tahap I lalu dilaksanakan sepenuhnya secara daring/virtual. Karena itu, Rakornas Tahap II yang dilaksanakan secara luring-daring mendapat sambutan luar biasa dari peserta.

Rakornas Tahap II dilaksanakan pada tanggal 09-11 Desember 2021 di Hotel DoubleTree by Hilton, Surabaya. Rakornas BAN PAUD dan PNF kali ini dihadiri Mendikbud Ristek, Kepala dan Sekretaris Badan Standar, Kurikulum, dan Asesmen Pendidikan (BSKAP), Dirjen Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar dan Pendidikan Menengah (PAUD Dikdasmen), serta Kepala Pusat Standar dan Kebijakan Pendidikan (PSKP). Peserta Rakornas adalah Ketua, Sekretaris/Anggota, dan Sekretariat BAN PAUD dan PNF Provinsi dari 34 Provinsi. Mereka hadir secara luring di Kota Pahlawan dengan penuh antusias.

Dalam sambutannya, Mendikbud Ristek melalui tanyangan video yang ditayangkan pada rangkaian pembukaan acara menyambut baik kegiatan Rakornas. Mendikbud Ristek menyampaikan beberapa hal penting. Diantaranya adalah peran penting BAN PAUD dan PNF dalam melakukan penilaian dan menetapkan akreditasi yang benar-benar sesuai dengan realitas di lapangan. Akreditasi tidak hanya dinilai dari kepatuhan dan kelengkapan adiministrasi, tapi pada kriteria kualitas. Penilaian dan penetapan hasil akreditasi yang objektif akan membantu untuk menentukan penanganan dan kebijakan yang tepat untuk meningkatkan mutu satuan pendidikan.

Narasumber lainnya yang hadir secara daring juga menyampaikan beberapa poin penting terkait kebijakan pelaksanaan akreditasi, program pemetaan mutu dan penjaminan mutu, program sekolah penggerak, evaluasi anggaran tahun 2021 serta perencanaan anggaran tahun 2022. Secara khusus, Ketua dan Sekretaris BAN PAUD dan PNF yang hadir secara tatap muka juga menyampaikan pelaksanaan akreditasi tahun 2021, mulai dari tugas BAN PAUD dan PNF, capaian akreditasi, serta hasil monitoring dan evaluasi kinerja. Ketua menegaskan pentingnya sinergi antara BAN PAUD dan PNF, BAN PAUD dan PNF Provinsi, Direktorat terkait, dan pihak lainnya yang menaruh kepentingan untuk mewujudkan program kerja yang terlaksana secara efektif dan berkualitas pada tahun 2022.

Peserta yang hadir dalam kegiatan juga menyampaikan evaluasi pelaksanaan akreditasi yang diselenggarakan di provinsi masing-masing serta memberikan rekomendasi untuk peningkatan mutu akreditasi 2022. Dari masukan yang diberikan, BAN PAUD dan PNF merumuskan rencana tindak lanjut. Diantaranya yaitu:  1) Peningkatan efektivitas integrasi data PPA antara Sispena; Dapodik dan Emis; 2) Pelaksanaan visitasi secara luring; 3) Jumlah penugasan asesor; dan 4) Penguatan pemahaman asesor terhadap substansi instrumen dan kemampuan penggalian data. 

Kegiatan Rakornas Tahap II yang diselenggarakan dengan suasana hangat dan kekeluargaan berakhir pada Sabtu (11 Desember). Dalam penutupan Rakornas ditekankan bahwa keberadaan BAN PAUD dan PNF penting menjadi bagian dari perjuangan untuk menghadirkan pendidikan yang berkulitas di Indonesia. Pada sesi penutupan itu, penanggung jawab kegiatan, yakni Komisi Perencanaan dan Pengembangan (Renbang) tak lupa menyampaikan pantun: “Sungguh indah si Cendrawasih, Burung Irian kebanggaan Negeri, Setulus hati kami sampaikan Terimakasih, Kerja penuh dedikasi mengawal Akreditasi’’.

Oleh :

Alfiannor Lutfhi Hasain, S.Psi., M.Si. ( Tim Ahli BAN PAUD dan PNF )